-->

10 Ayat Alkitab tentang Tanggung Jawab

Banyak orang sekarang melalaikan tugas dan kewajiban mereka dalam kehidupan. Padahal kewajiban ini merupakan bagian penting dari tanggung jawab. Apa yang dimaksud dengan tanggung jawab? Ayat alkitab menyebutkan tentang tanggung jawab yang harus dilaksanakan sebagai perintah yang sangat penting. Pandangan Alkitab ini selaras dengan hukum dan prinsipnya yang adil benar.

Setiap orang memiliki tanggung jawabnya masing masing. Misalnya dalam kehidupan keluarga, orang tua memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan mendidik anak anak mereka. Disekolah, seorang murid punya tanggung jawab untuk belajar dengan rajin. Dalam seluruh segi kehidupan kita ada tanggung jawab yang perlu kita emban.

Dikenal sebagai orang yang tidak bertanggung jawab, menimbulkan banyak penderitaan dan penyesalan. Bagaimana bisa? Firman TUHAN memberikan prinsip dan hukum yang jelas. Cobalah untuk renungkan ayat alkitab berikut ini yang mencangkup pentingnya tanggung jawab dalam segi pelayanan kepada TUHAN, sesama, masyarakat sekitar dan terhadap diri kita sendiri.

10 Ayat Alkitab tentang Tanggung Jawab

1. Amsal 13:4

Ayat 4 : “Hati si pemalas penuh keinginan, tetapi sia-sia, sedangkan hati orang rajin diberi kelimpahan.”

Salah satu ayat di buku amsal memberitahu kita bahwa orang yang hanya memiliki keinginan tapi malas, hidupnya akan sia sia. Sebaliknya, orang yang rajin mengerjakan semua kewajiban dan tanggung jawabnya akan diberi kelimpahan. Ayat ini cocok dengan kebutuhan bahwa hanya orang yang melakukan tanggung jawabnyalah yang akan sukses dan berhasil.

2. Efesus 4:24

Ayat 2 : “dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.”

Manusia baru yang dimaksud bukanlah memaksudkan manusia harfiah. Ini mengartikan kepribadian baru yang diciptakan menurut kehendak Allah. Bisa jadi seseorang dulunya memiliki sifat dan tingkah laku yang egois, kasar dan tidak berpengendalian sehingga lalai dalam menjalankan tanggung jawabnya.

Sebenarnya, Allah ingin semua orang bertobat, berbalik dan berubah dari jalannya tersebut. Dengan menjadi orang yang bertanggung jawab, kita bisa dikatakan sebagai manusia baru di dalam kebenaran. Karena inilah yang Allah inginkan bagi hambaNya masing masing.

3. Amsal 14:23

Ayat 14 : “Dalam tiap jerih payah ada keuntungan, tetapi kata-kata belaka mendatangkan kekurangan saja.

Jerih payah yang juga mengartikan kerja keras pasti menghasilkan keuntungan. Sebaliknya orang yang hanya berkata kosong hanya mendatangkan kekurangan atau kemalangan. Begitu pula semua tanggung jawab yang kita emban, jika kita laksanakan dengan upaya dan kerja keras, kita yakin akan ada hasil baik yang akan kita terima nanti. Yang terpenting kita menyenangkan hati Allah.

4. Ulangan 11:1

Ayat 1 : “Haruslah engkau mengasihi TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia kewajibanmu terhadap Dia dengan senantiasa berpegang pada segala ketetapan-Nya, peraturan-Nya dan perintah-Nya.”

Allah memberi kita semua kewajiban yang sama dalam melayaniNya. Perintahnya yang utama adalah mengasihi. Ini merupakan tindakan yang disertai kesetiaan sebagai kewajiban yang harus senantiasa kita ingat. Dengan berpegang teguh pada ketetapan dan standar Allah, ini menunjukkan bahwa kita adalah orang orang yang bertanggung jawab kepada TUHAN.

5. Pengkhotbah 12:13

Ayat 13 : “Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang.

Ayat lain yang menandaskan tanggung jawab kepada TUHAN yang terpenting adalah di buku Pengkhotbah. Kita semua punya kewajiban untuk melayani dan memuji nama Allah di dalam kehidupan kita. Hal ini mencangkup takut akan Allah dan berpegang pada perintah yang Allah berikan melalui hukum dan prinsip dari alkitab.

6. Roma 8:12

Ayat 12 : “Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging.

Tidak melaksanakan kewajiban atau tanggung jawab seringkali di dasarkan oleh sifat yang mementingkan diri sendiri. Hal ini berbahaya karena bisa mengarah pada perbuatan daging yang tidak diperkenan TUHAN. Oleh sebab itu, kita perlu berupaya untuk mengubah cara berpikir dan tingkah laku kita bukan dari dunia melainkan standar alkitab yang adil benar.

7. Galatia 6:5

Ayat 5 : “Sebab tiap-tiap orang akan memikul tanggungannya sendiri.

Pada akhirnya, kita semua masing masing akan mempertanggung jawabkan semua hal yang kita lakukan. Tanggungan kita akan semakin berat jika kita tidak menjalankan kewajiban yang seharusnya kita lakukan dalam kehidupan dan bahwa TUHAN tidak menghendaki orang orang demikian.

8. Lukas 6:38

Ayat 38 : “Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.

Ketika kita dikenal sebagai orang yang bertanggung jawa kepada TUHAN dan sesama, banyak manfaat yang akan kita terima. Pertama TUHAN akan memberkati kita, kedua orang lain akan percaya kepada kita dan suka bergaul dengan kita, ketiga kita bisa mengembangkan sifat baik lainnya dalam kehidupan. Menarik sekali bukan?

9. Galatia 6:4

Ayat 4 : “Baiklah tiap-tiap orang menguji pekerjaannya sendiri; maka ia boleh bermegah melihat keadaannya sendiri dan bukan melihat keadaan orang lain. Marilah setiap orang menguji perbuatannya sendiri.

Dengan bertanggung jawab, hal ini menunjukkan bahwa kita tidak hanya mementingkan diri sendiri melainkan mendahulukan kepentingan orang lain. Orang orang demikian termasuk juga dalam orang rendah hati yang mau dibentuk berdasarkan prinsip prinsip alkitab.

10. Pengkhotbah 7:12

Ayar 12 : “Karena perlindungan hikmat adalah seperti perlindungan uang. Dan beruntunglah yang mengetahui bahwa hikmat memelihara hidup pemilik-pemiliknya.

Orang yang berhikmat adalah orang yang bertanggung jawab. Sebab dari hikmat itulah yang akan memelihara hidup mereka sesuai dengan kehendak TUHAN. Dengan hikmat juga mereka akan terlindung dari dampak buruk yang mencelakakan seperti akibat dari lalai dalam tanggung jawab.

Inilah uraian permata rohani dari ayat alkitab yang memberitahu kita tentang arti dan pentingnya melaksanakan kewajiban atau tanggung jawab yang kita miliki dengan baik. Terkadang ada beberapa situasi yang membuat kita sulit untuk menjalankannya. Tapi, Yakinlah dengan berupaya menjadi orang yang bertanggung jawab, TUHAN akan menyiapkan upah yang lebih besar dari pengorbanan saudara.

Mengupayakan tanggung jawab juga merupakan satu langkah penting untuk mengenakan kepribadian baru berdasarkan standar moral Alkitab yang terlatih. Mintalah kekuatan dari TUHAN untuk bisa mengemban tanggung jawab Anda dengan baik. Semoga referensi ayat alkitab ini bisa bermanfaat!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel