10 Ayat Alkitab tentang Hari Sabat

Hari sabat dalam alkitab adalah satu hari penting yang disebutkan. Umumnya Hari sabat disebut juga hari ketujuh, hari beristirahat, hari kegenapan dan lain sebagainya. Dalam sepuluh hukum Musa, Tuhan memberitahukan tentang hari sabat untuk para manusia. Bagaimana asal usulnya? Apa tujuannya? Apakah masih berlaku hingga sekarang? Nah, ayat alkitab memberikan jawaban terkait hari sabat tersebut.

Sekarang, Hari sabat dianggap selalu identik dengan hari minggu di kalender. Dimana hari itu juga ditandai sebagai tanggal berwarna merah yang berarti hari libur dalam satu minggu. Maka, banyak orang kristen sekarang menggunakannya sebagai moment untuk berkumpul bersama keluarga, sahabat atau rekan untuk menyembah dan memuji Allah dalam ibadah.

Sebagaimana yang kita tahu sejak dulu hari sabat memang di tetapkan sebagai hari dimana semua orang bisa beristirahat setelah menjalani aktivitas yang melelahkan dalam enam hari lamanya. Namun, apa yang sebenarnya alkitab katakan tentang ini? Untuk tahu informasinya berdasarkan alkitab, cobalah untuk menyimak rangkaian Firman Tuhan berikut ini.

Ayat Alkitab tentang Hari Sabat

1. Keluaran 20:8

Ayat 8 : “Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat.”

Hari Sabat pertama kali muncul di dalam hukum yang diberikan untuk bangsa Israel. Misalnya, hukum tersebut termasuk dalam hukum keempat di dalam sepuluh perintah yang di catat di Keluaran 20:8 ini. Hari sabat tersebut memaksudkan beristirahat atau berhenti. Hari ketujuh yang disebut hari sabat juga memaksudkan hari peristirahatan Allah.

2. Keluaran 20:11

Ayat 11 : “Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.

Selama 6 hari berturut turut Allah menjadikan bumi dan langit. Maka, pada hari ketujuh Allah berhenti dari semua pekerjaanNya dan menguduskan hari itu. Pada hari itu Allah menjelaskan apa yang dilakukaNya pada hari ketujuh penciptaan, sebenarnya Ia tidak memberikan perintah kepada manusia. Allah juga tidak mewajibkan orang yang tidak berada dalam hukum Musa menjalankannya.

3. Lukas 13:10

Ayat 10 : “Pada suatu kali Yesus sedang mengajar dalam salah satu rumah ibadat pada hari Sabat.”

Pada hari sabat, Yesus tetap mengajar dalam suatu rumah ibadat.  Dalam hal ini hari Sabat sendiri bukan memaksudkan tidak berbuat apa apa atau tidak boleh bekerja bahkan pekerjaan ringan sekalipun. Yesus tetap melakukan pengajaran bahkan dirumah rumah ibadat.

4. Kolose 2:13,14

Ayat 13 dan 14 : “Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita, dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan  hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib:”

Seperti halnya Yesus Kristus yang juga merayakan Hari Sabat karena Ia termasuk orang Yahudi, Ia memiliki kewajiban untuk menaati Hukum Musa sejak dilahirkan. Namun, dari ayat ini kita diberitahu setelah Yesus Mati untuk penebusan dosa maka perjanjian Hukum Musa termasuk Hari Sabat sudah tidak berlaku lagi karena digantikan dengan Hukum kasih dari Allah.

5. Ibrani 4:9

Ayat 9 : “Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah.

Kita memperhatikan kata kata yang Rasul Paulus katakan bahwa “masih ada tersedia hari ketujuh atau hari perhentian bagi umat Allah” yakni sabat.  Ini memaksudkan desakan rasul Paulus untuk semua orang kristen perlu berupaya sebisanya untuk masuk kedalam hari peristirahan Allah. Hal ini memaksudkan perwujudan kehendak Allah bagi bumi yang sepenuhnya akan digenapi.

6. Markus 2:28

Ayat 28 : “jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat.

Seperti yang telah ditetapkan oleh hukum yang Allah berikan dimana ada 6 hari kerja, dan satu hari setelahnya disebut hari sabat. Pada hari itu Yesus banyak melakukan Mukjizat dan menyembuhkan orang orang.

Maka, hal inilah yang menjadi gambaran dimasa depan bahwa akan ada kehidupan penuh damai dan berkat berkat yang bisa dinikmati umat Allah setelah berakhirnya masa pemerintahan setan. Oleh sebab itu, Yesus Kristus disebut sebagai Tuan bagi Hari Sabat.

7. Matius 24:20

Ayat 20 : “Berdoalah, supaya waktu kamu melarikan diri itu jangan jatuh pada musim dingin dan jangan pada hari Sabat.

Dalam ayat ini, Yesus sebenarnya menandaskan pentingnya untuk tidak menunda nunda waktu sebelum datangnya hari Allah. Kita perlu bertindak dan membuktikan kasih kita kepada Allah disertai dengan doa. Supaya kelak ketika harinya tiba kita tidak terlambat untuk melayaniNya.

Jika kita terus menunda waktu, maka kita bisa saja diumpamakan seperti orang orang yang hidup pada saat jaman Nuh, yang tidak mendengar peringatan untuk masuk ke dalam bahtera.

8. Matius 12:12

Ayat 12 : “Bukankah manusia jauh lebih berharga dari pada domba? Karena itu boleh berbuat baik pada hari Sabat.”

Yesus Kristus berkata kepada para ahli Taurat dan Orang Farisi tentang seharusnya bagaimana mereka memandang hari Sabat tersebut. Diilustrasikan seperti hewan domba yang jatuh di dalam lobang, pasti diantara mereka akan langsung menyelamatkannya bahkan dihari sabat bukan? Karena pada waktu itu domba dianggap sebagai investasi keuangan.

Begitu pula, manusia lebih berharga dipandangan Allah. Maka tidaklah salah berbuat baik kepada orang lain di hari sabat bukan daripada kepada domba. Inilah yang Yesus maksudkan ketika Ia menyembuhkan orang orang pada hari sabat.

9. Roma 15:4

Ayat 24 : “Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu , telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci.”

Ayat ini mengingatkan kepada kita bahwa segala sesuatu yang menjadi hukum dan ditulis di jaman dahulu memiliki tujuan pembelajaran untuk kita masing masing. Hal ini juga yang menjadi dasar agar iman kita teguh dan memiliki pengharapan, ketekunan serta penghiburan dalam kitab suci, Alkitab.

Sekarang Alkitab menggunakan hukum dan prinsip yang memberikan setiap orang kebebasan untuk memutuskannya sendiri. Hal ini cocok menjawab kesalahpahaman bahwa orang kristen tidak boleh menyisihkan satu hari untuk beribadat atau beristirahat.

10. Yohanes 5:16

Ayat 16 : “Dan karena itu orang-orang Yahudi berusaha menganiaya Yesus, karena Ia melakukan hal-hal itu pada hari Sabat.”

Yesus merayakan Hari Sabat. Meskipun demikian, Ia melakukan hal hal pada hari Sabat karena memandang semua itu dari sudut pandang Allah. Ia lebih berbelaskasihan kepada mereka yang tertekan dan membutuhkan pertolongan. Sifat kasih lebih unggul daripada hukum lainnya yang ada di dunia.

Baca Juga :

Uraian diatas adalah kumpulan ayat alkitab yang membahas tentang hari sabat. Dengan mengetahui jawaban alkitab tentang suatu topik, Anda akan diyakinkan dengan pemahaman yang benar berdasarkan sudut pandang Allah. Kita juga percaya dan beriman bahwa alkitab adalah buku yang akurat dalam hal sejarah, hukum dan prinsipnya.

Inilah hanya sebagian kecil dari penjelasan terkait hari sabat. Ingin mengetahui informasi ayat alkitab lainnya, silahkan untuk gali permata rohani Anda di dalam alkitab. Dengan membacanya Anda akan menerima pengetahuan yang lebih unggul dari buku mana pun yang ada dunia. Sekian dan semoga bermanfaat!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel