10 Ayat Alkitab tentang Puasa dalam Kristen

Puasa, mungkin Anda kerap membacanya di dalam alkitab. Dalam beberapa kisah hamba Allah yang setia melakukan puasa. Lantas yang menjadi pertanyaan adalah apa puasa itu? Apa tujuannya? Apakah wajib? Dan kapan bisa dilakukan? Semua jawaban atas pertanyaan itu, bisa dijawab melalui alkitab. Maka, membahas seputar ayat alkitab tentang puasa dalam kristen memang penting.

Sekarang ini mungkin Anda melihat ada banyak orang memiliki sudut pandang yang berbeda dan cara masing masing terhadap puasa. Umumnya hal ini dibedakan berdasarkan kepercayaan, kebudayaan, tradisi atau kebiasaan tertentu. Ada yang menjalankan puasa senin kamis atau hari lain selama beberapa kurun waktu untuk tujuan tertentu.

Dalam Firman Tuhan sendiri menyediakan jawaban praktis tentang puasa. Jika Anda ingin mengetahui terkait puasa berdasarkan alkitab, jangan ragu untuk langsung periksa. Deretan ayat alkitab di bawah ini akan membantu Anda membuat kesimpulan yang benar berdasarkan ayat ayat alkitab tentang puasa. Selengkapnya mari disimak.

Ayat Alkitab tentang Puasa dalam Kristen

1. Roma 10:4

Ayat 4 : “Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap orang yang percaya.”

Dulu, Allah memang memberikan perintah kepada bangsa Israel untuk melakukan puasa sebagai hari pendamaian. Namun, dalam buku Roma ini adalah salah satu ayat yang menunjukkan bahwa perintah itu tidak lagi berlaku setelah Yesus kristus melakukan penebusan dosa. Orang kristen sudah tidak harus merayakan hari pendamaian karena hukum taurat sudah tidak lagi berlaku.

2. Kolose 2:13,14

Ayat 13 dan 14 : “Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita, dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib.”

Yesus Kristus adalah penggenapan hukum setelah Ia menebus dosa kita. Sehingga umatNya tidak lagi menjalankan hukum Taurat yang mengharuskan setiap orang berpuasa. Sekarang, ciri khas dari ibadat sejati kepada Allah adalah mereka yang berupaya untuk meniru sifatNya.

3. Efesus 2:8,9

Ayat 8 dan 9 : “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu jangan ada orang yang memegahkan diri.”

Ayat alkitab menandaskan bahwa kita semua telah diampuni oleh karena kebaikan hati Allah yang sebenarnya tidak layak kita terima melalui karunia korban kristus. Tanpa adanya kebaikan hati Allah mustahil kita manusia yang berdosa memperoleh pengampunan melalui perbuatan apapun itu, termasuk berpuasa.

4. Yesaya 58:4

Ayat 4 : “Sesungguhnya, kamu berpuasa sambil berbantah dan berkelahi serta memukul dengan tinju dengan tidak semena-mena. Dengan caramu berpuasa seperti sekarang ini suaramu tidak akan didengar di tempat tinggi.”

Banyak orang berpikir bahwa dengan berpuasa bisa menutupi dosa. Tapi benarkah demikian? Melalui ayat ini kita diberi tahu bahwa meskipun mereka berpuasa tapi masih melakukan hal hal yang tidak layak seperti berbantah, berkelahi dan lain lain. Apapun yang dilakukan ini tidaklah berarti. Agar bisa diterima Allah, puasa juga harus disertai dengan ketaatan kepada hukum Allah di alkitab.

5. Pengkhotbah 3:12,13

Ayat 12 dan 13 : “Aku tahu bahwa untuk mereka tak ada yang lebih baik dari pada bersuka-suka dan menikmati kesenangan dalam hidup mereka. Dan bahwa setiap orang dapat makan, minum dan menikmati kesenangan dalam segala jerih payahnya, itu juga adalah pemberian Allah.”

Dewasa ini puasa dalam kristen bukanlah kewajiban. Puasa juga bukan hal utama bagi ibadat yang diperkenan Tuhan. Allah adalah Allah yang bahagia dan ingin hambaNya juga bahagia, hal ini tercermin pada pengkhotbah 3 ayat 12 dan 13 bahwa setiap orang bisa makan dan minum serta menikmati hasil kerja keras mereka sebagaimana itu semua adalah pemberian dari Allah.

6. Roma 14:17

Ayat 17 : “Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.”

Melakukan puasa bisa bergantung pada hati nurani masing masing orang. Apapun pendapat kita hendaknya tidak menghakimi orang lain yang memiliki sudut pandang berbeda hanya karena berpuasa. Sebab orang kristen sejati tidak mempermasalahkan soal makan dan minum, tetapi yang terutama adalah mengupayakan kebenaran, damai sejahtera dan sukacita karena kuasa kudus Allah.

7. Kisah Para Rasul 14:23

Ayat 23 : “Di tiap tiap jemaat rasul rasul itu menetapkan penatua-penatua bagi jemaat itu dan setelah berdoa dan berpuasa, mereka menyerahkan penatua-penatua itu kepada Tuhan, yang adalah sumber kepercayaan mereka.”

Pada zaman alkitab, orang orang melakukan puasa saat akan meminta bimbingan serta bantuan dari Allah. Contohnya di kisah para rasul ini, Paulus dan Barnabas melakukan puasa sebelum melantik para penatua untuk sidang jemaat. Dengan berpuasa menunjukkan bahwa ini adalah kesungguhan mereka untuk benar benar mengandalkan bantuan dari Allah.

8. Lukas 4:1,2

Ayat 1 dan 2 : “Yesus, yang penuh dengan Roh Kudus kembali dari sungai Yordan, lalu dibawa oleh Roh Kudus ke padang gurun. Di situ Ia tinggal empat puluh hari lamanya dan dicobai Iblis. Selama di situ Ia tidak makan apa-apa dan sesudah waktu itu Ia lapar.”

Teladan terbesar kita adalah Yesus Kristus dalam menunjukkan ibadat yang sejati kepada BapaNya. Dalam buku lukas ini, Anda akan membaca kisah Yesus yang berpuasa selama 40 hari lamanya. Untuk apa? Setelah dibaptis, Ia melakukan puasa ini supaya nantiNya Ia lebih siap untuk melakukan tugas pelayananNya. 

Yesus memberi tahu khususnya untuk murid muridNya apa yang perlu mereka lakukan jika berpuasa, tapi Ia sendiri tidak pernah memerintahkan pengikutNya untuk berpuasa. Disini Yesus memperlihatkan kesungguhannya dalam melakukan pelayanannya selanjutnya.

9. Matius 9:15

Ayat 15 : “Jawab Yesus kepada mereka: Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.”

Yesus Kristus menyebutkan dalam alkitab bahwa murid murid Nya akan berpuasa setelah kematianNya tiba. Tapi ini bukanlah sebuah perintah yang Yesus Kristus berikan untuk para murid, melainkan kata kata Yesus Kristus ini menyiratkan bahwa pada saat Yesus mati di bukit Golgota pada tiang siksaan, para murid murid Nya akan merasakan dukacita yang sangat dalam sehingga kehilangan selera makan.

10. Kolose 2:20,21

Ayat 20 dan 21 : “Apabila kamu telah mati bersama-sama dengan Kristus dan bebas dari roh-roh dunia, mengapakah kamu menaklukkan dirimu pada rupa-rupa peraturan, seolah-olah kamu masih hidup di dunia,jangan jamah ini, jangan kecap itu, jangan sentuh ini;”

Sekarang banyak orang mempercayai bahwa mereka bisa mendapat pahala dengan mengalami ketidaknyaman dari berpuasa. Sebenarnya Firman Allah mendesak umatNya untuk tidak memperlakukan tubuh dengan yang tidak ada nilainya. Karena melalui hukum kristus kita sudah dibebaskan maka hukum Kristus lah yang kita jalankan, bukan oleh ajaran manusia.

Berpuasa dengan alasan untuk kesehatan diperbolehkan karena bermanfaat tapi kalau dengan motif untuk mendapat pahala tapi menyiksa diriNya sendiri, hal ini tidak diperkenan berdasarkan alkitab. Kita perlu berupaya untuk menghargai kehidupan dan kesehatan sebagaimana itu adalah pemberian dari Allah.

Baca Juga :

Inilah kumpulan ayat alkitab yang bisa menjadi bahan renungan untuk puasa di dalam kristen. Dengan pembahasan ini, Anda akan dibantu lebih memahami terkait kegiatan menahan lapar dan minum ini. Daftar ayat yang disebutkan adalah hanya sebagian kecil saja, masih banyak lagi permata rohani yang bisa Anda dapatkan.

Membuka wawasan berdasarkan firman Tuhan akan membuat Anda lebih siap untuk hidup di dalam Tuhan selaras dengan firmanNya. Entah Anda berniat melakukan puasa atau tidak, setidaknya Anda sudah mengetahui jawaban dari alkitab langsung. Sekian informasi ini, Semoga Tuhan memberkati.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel