10 Ayat Alkitab tentang Wanita dalam Keluarga

Allah menciptakan wanita sebagai penolong bagi pria. Hal ini selaras dengan ayat alkitab di buku kejadian ketika Allah menciptakan Hawa untuk Adam. Bukannya mereka tidak memiliki peran yang penting, kata alkitab perempuan sangat dihargai dan berharga di mata Allah. Misalnya, dalam lingkungan keluarga istri memegang peranan yang penting.

Dalam beberapa situasi, wanita memiliki sifat sifat yang lebih baik dibandingkan pria. Umumnya, menurut beberapa survei, kebanyakan wanita pada dasarnya memiliki sifat lemah lembut, penyayang dan mudah berbelaskasihan. Oleh sebab itu, keluarga yang bahagia adalah tercipta dari seorang istri yang bijaksana.

Jika Anda seorang wanita, sudah pastinya Anda perlu berbahagia. Karena Allah memperhatikan setiap wanita kristen yang berbakti padaNya. Di alkitab ada banyak contoh kisah para perempuan yang setia melayani Allah, hasilnya hidup mereka bisa lebih baik. Seperti halnya Rut dan Naomi, Putri Yefta, Ester dll. Untuk mengetahui pandangan Allah tentang para wanita ini, mari simak ayat alkitab sebagai berikut :

Ayat Alkitab tentang Wanita dalam Keluarga

1. Mazmur 68:11

Ayat 11 : “Tuhan menyampaikan sabda; orang-orang yang membawa kabar baik itu merupakan tentara yang besar.”

Wanita wanita Kristen dewasa ini dapat dikatakan sebagai tentara yang besar. Dari dulu hingga sekarang wanita tetap memegang peranan yang penting dalam pengabaran berita kabar baik. Dari alkitab sendiri ada banyak wanita beriman yang disebutkan. Dari mereka kita bisa belajar bahwa wanita sangat dihargai oleh alkitab.

2. Kejadian 2:18,23

Ayat 18 dan 23 : “TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia. Lalu berkatalah manusia itu: Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki.

Manusia pertama diciptakan sempurna di Taman Eden yang indah. Namun Allah mengetahui bahwa Adam memerlukan seorang penolong. Maka, diciptakannya lah Hawa sebagai pelengkap bagi dirinya. Dari sini kita bisa tahu bahwa wanita adalah penolong bagi pria. Dia diambil dari bagian laki laki dan dinamai dengan perempuan.

3. Amsal 1:8

Ayat 8 : “Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu.

Ayah dan ibu memiliki peranan yang penting dalam tanggung jawab mendidik anak anak. Tidak hanya seorang ayah saja, ibu sebagai wanita memiliki tanggung jawab yang tidak kalah penting di dalam keluarga. Ibu memiliki sifat yang lebih lemah lembut dan pengasih kepada anak anak.

4. Titus 2:3-5

Ayat 3 sampai 5 : “Demikian juga perempuan-perempuan yang tua, hendaklah mereka hidup sebagai orang-orang beribadah, jangan memfitnah, jangan menjadi hamba anggur, tetapi cakap mengajarkan hal-hal yang baik dan dengan demikian mendidik perempuan-perempuan muda mengasihi suami dan anak-anaknya, hidup bijaksana dan suci, rajin mengatur rumah tangganya, baik hati dan taat kepada suaminya, agar Firman Allah jangan dihujat orang.

Teladan dari para wanita di jaman alkitab bisa sangat membantu kita memahami bagaimana pandangan Allah tentang perempuan. Melalui tutur kata dan tingkah laku, para wanita ini berupaya sangat keras untuk memberikan pengaruh yang baik di dalam sidang, masyarakat dan keluarga.

5. Kejadian 3:16

Ayat 16 : “Firman-Nya kepada perempuan itu: "Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu.”

Sewaktu Allah mengatakan bahwa Adam akan menjadi penguasa bagi istrinya, ini bukan berarti laki laki akan menaklukkan perempuan atau menjadikannya budak. Ayat ini memberitahu tentang akibat menyedihkan oleh dosa atas pasangan pertama tersebut.

6. Kejadian 2:24

Ayat 24 : “Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.”

Ketika laki laki dan perempuan menjadi satu dalam pernikahan, mereka bukan lagi dua. Allah menciptakan laki laki dan perempuan ini sebagai satu keluarga yang saling bekerja sama, bukannya untuk bersaing atau merasa siapa yang paling besar.

7. Keluaran 21:22

Ayat 22 : “Apabila ada orang berkelahi dan seorang dari mereka tertumbuk kepada seorang perempuan yang sedang mengandung, sehingga keguguran kandungan , tetapi tidak mendapat kecelakaan yang membawa maut, maka pastilah ia didenda sebanyak yang dikenakan oleh suami perempuan itu kepadanya, dan ia harus membayarnya menurut putusan hakim.

Allah peduli dengan para perempuan. Hal ini bisa kita lihat sewaktu ada hukum yang memerintahkan untuk merespek dan menghormati ayah dan ibu mereka. Hukum yang sama juga memberlakukan bahwa wanita yang sedang hamil harus diperlakukan dengan cara yang lebih bertimbang rasa.

8. Amsal 31:24

Ayat 24 : “Ia membuat pakaian dari lenan, dan menjualnya, ia menyerahkan ikat pinggang kepada pedagang.

Ada banyak wanita yang mempunyai talenta, pengetahuan dan keterampilan untuk menjalankan suatu bisnis atau usaha yang menguntungkan. Allah memperhatikan semua wanita dengan memberi mereka keterampilan yang bagus.

9. Imamat 18:19

Ayat 19 : “Janganlah kauhampiri seorang perempuan pada waktu cemar kainnya yang menajiskan untuk menyingkapkan auratnya.”

Hukum dari alkitab juga memuat peraturan yang terperinci seputar tingkah laku diantara orang yang belum menikah ataupun sudah menikah yang memperlihatkan keseriusan akan respek terhadap perempuan. Suami yang baik tentu saja akan mempertimbangkan keterbatasan fisik dan kondisi biologis istrinya.

10. Matius 19:3,9

Ayat 3 dan 9 : “Maka datanglah orang-orang Farisi kepada-Nya untuk mencobai Dia. Mereka bertanya: Apakah diperbolehkan orang menceraikan isterinya dengan alasan apa saja?Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali karena zinah , lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah

Yesus memberikan peringatan yang jelas tentang bagaimana seorang suami seharusnya memperlakukan istrinya. Seorang suami tidak boleh menceraikan sang istri dengan alasan apapun kecuali karena percabulan. Karena ini disamakan dengan perzinaan yang sangat memuakkan bagi Allah.

Inilah uraian singkat seputar ayat ayat alkitab yang berbicara tentang wanita wanita yang berharga di pandangan Allah. Tidak hanya dalam keluarga, para perempuan memiliki tugas dan kewajiban yang penting dalam pelayanan.

Tapi dengan menerapkan prinsip kekepalaan, seorang wanita juga akan tunduk dan merespek setiap pengarahan dari Alkitab termasuk menghormati suami mereka sebagai kepala keluarga. Inilah renungan kristen, semoga bisa bermanfaat!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel