10 Ayat Alkitab tentang Perpuluhan (Persepuluhan)

Harta dan Materi yang kita miliki di dunia, bukanlah kepunyaan kita sepenuhnya. Meskipun kita mendapatkannya dengan bersusah payah dan kerja keras, namun sebenarnya itu semua adalah karena kebaikan hati Allah yang tidak selayaknya diperoleh. Melalui perpuluhan adalah cara kita mengucapkan syukur. Tapi, apa yang sebenarnya ayat alkitab katakan tentang perpuluhan?

Di dalam alkitab sendiri, perpuluhan disebutkan bukan hanya dalam satu ayat melainkan beberapa ayat yang sudah terkenal. Umumnya, ayat ini adalah prinsip dan pegangan hamba –hamba TUHAN yang setia untuk bisa mengatur, mengelola, dan menggunakannya secara bijaksana.

Karena karunia Allah berupa Kekuatan, akal budi, pemikiran dan hati, kita bisa menafkahi diri sendiri dan keluarga. Oleh sebab itu kita ingin memperlihatkan rasa terima kasih kita, melalui ayat alkitab dibawah ini, kita akan cari tahu persembahan seperti apa yang TUHAN inginkan dan diperkenan oleh-Nya. Selengkapnya silahkan disimak.

Ayat Alkitab tentang Perpuluhan (Persepuluhan)

1. Roma 12:1

Ayat 1 : “Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.”

Dalam buku Roma khususnya di ayat pertama, kita pertama –tama diyakinkan bahwa bukan harta dan materi yang pertama Allah inginkan tapi itu adalah tubuh kita sendiri sebagai persembahan yang hidup. Melalui kehidupan, perbuatan dan tingkah laku kita yang diperkenan oleh-Nya ini merupakan bentuk ibadat murni yang sejati.

2. 2 Korintus 8:2

Ayat 2 : “Selagi dicobai dengan berat dalam berbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan.”

Apa yang bisa tetap buat kita bersukacita meskipun materi yang tidak mencukupi? Meskipun kita tidak kaya dan mengalami banyak penderitaan, TUHAN beritahu kita kuncinya tetap bahagia yakni melalui kemurahan hati dan tidak egois. Jika kita berupaya tetap berlaku murah hati maka, Allah tidak akan meninggalkan kita.

3. Mazmur 119:108

Ayat 108 : “Kiranya persembahan sukarela yang berupa puji-pujian berkenan kepada-Mu, ya TUHAN, dan ajarkanlah hukum-hukum-Mu kepadaku.”

Apapun yang kita berikan untuk TUHAN jika dilandasi dengan kerendahan hati, tidak menyombongkan diri dan sukarela, TUHAN akan menerimanya. Baik berupa puji –pujian yang diperkenan sebab kita juga berupaya mempelajari hukum –hukumnya.

4. 1 Tawarikh 29:17a

Ayat 17a : “Aku tahu, ya Allahku, bahwa Engkau adalah penguji hati dan berkenan kepada keikhlasan, maka akupun mempersembahkan semuanya itu dengan sukarela dan tulus ikhlas. Dan sekarang, umat-Mu yang hadir di sini telah kulihat memberikan persembahan sukarela kepada-Mu dengan sukacita.”

Karena kita mengetahui bahwa Allah berkenan kepada orang yang tulus hati dan ikhlas, maka kita sebagai umatnya pun sudah seharusnya mempersembahkan persembahan sukarela dengan tulus dan ikhlas. Dengan demikian kita bisa buat Allah kita bersukacita.

5. 2 Korintus 9:27
Ayat 27: “Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.”

Tidak ada artinya meskipun kita memberikan seluruh harta kita yang banyak tapi kita tidak bersukacita ketika memberikannya. Allah lebih menyukai seseorang yang mempersembahkan kepadanya dengan motif yang benar dan bukan dengan bersungut –sungut apalagi terpaksa.

6. Matius 5:24

Ayat 24 : “tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu."

Selanjutnya, selain berbicara tentang kerelaraan dan tulus hati, alkitab juga memberitahu bagaimana cara kita mempersembahkan korban kita dengan baik dan benar sesuai dengan perkenan-Nya. Dalam Matius 5:24 pentingnya berdamai dulu dengan saudara –saudari kita. Apabila kita punya masalah dengan rekan kita yang belum terselesaikan, maka selesaikan terlebih dahulu dengan damai.

7. Amsal 3:9-10
Ayat 9-10 : “Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.”

Allah yang menciptakan langit dan bumi layak untuk mendapatkan kemulian, kuasa dan hormat. Kita akan bersyukur karena berkat dan rejeki yang TUHAN berikan untuk kita berlimpah bukan hanya materi tetapi juga kesehatan yang mumpuni. Karena rasa syukur kita ini, kita bisa tergerak untuk memberikan secara sukarela berupa korban persembahan untuk pekerjaan pelayanan yang memuliakan Nama TUHAN.

8. Mazmur 4:6
Ayat 6 : “Persembahkanlah korban yang benar dan percayalah kepada TUHAN.”

Dalam segala aspek kehidupan kita, jika kita percaya dan bersandar kepada TUHAN, Maka Ia tidak akan pernah menahan hal –hal baik untuk kita dapatkan. TUHAN tidak menuntut kita memberikan harta yang banyak maupun yang lainnya, Ia hanya menghendaki setiap hambanya bisa bersukacita dan mempersembahkan korban kepada-Nya dengan bahagia karena ucapan syukur.

9. 2 Korintus 8:12
Ayat 12 : “Sebab jika kamu rela untuk memberi, maka pemberianmu akan diterima, kalau pemberianmu itu berdasarkan apa yang ada padamu, bukan berdasarkan apa yang tidak ada padamu.”

Kita bisa memberikan harta kita untuk melayani Tuhan dan memuliakan Nama-Nya dalam bentuk ibadat yang diperkenan. Ayat di buku Korintus ini menekankan sikap untuk rela memberi apa yang menjadi hak milik kita untuk TUHAN bukan apa yang bukan milik kita.

10. Filipi 4:19

Ayat 19 : “Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.”

Kehidupan kita terus berubah ubah, ada saatnya kita mungkin butuh bantuan secara finansial, kita serba kekurangan dan memiliki resiko kehidupan keluarga yang serba berkekurangan. Tapi, satu hal yang perlu kita ketahui di Filipi 4:19 bahwa TUHAN tetap setia kepada hambanya yang setia.

Baca Juga :

Itulah informasi selengkapnya seputar ayat –ayat alkitab tentang perpuluhan. Ayat ayat alkitab tersebut bisa Anda jadikan bahan renungan. Ucapan syukur inilah yang biasanya membuat gereja gereja memasukkan kegiatan persembahan sebagai bagian dalam unsur liturgi ibadah.

Dapat disimpulkan juga dari ayat ayat terfavorit diatas bahwa tidak seberapa banyak atau besar persembahan Anda, yang terpenting dari itu semua adalah hati yang tulus dan kesukarelaan Anda. Bahkan nilai yang kecil sekalipun bisa sangat berharga kalau Anda tulus dan dengan rendah hati memberikannya dibarengi dengan rasa syukur dan hormat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel