10 Ayat Alkitab tentang Buah Roh

Apa yang dimaksud dengan buah roh? Dalam alkitab sendiri buah roh sering disebutkan sebagai syarat umat Allah yang berbakti. Buah roh mencangkup semua sifat yang Allah kehendaki dan ingin untuk kita lakukan. Khususnya dalam beberapa ayat, sifat ini berulang kali disebutkan secara terperinci. Kira kira apa saja yang Firman Tuhan katakan tentang buah roh?

Mungkin Anda sudah bisa menyebutkan salah satu atau beberapa sifat dari buah roh, namun mengetahuinya saja sebenarnya tidak cukup. Anda perlu berupaya untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari hari sehingga bisa dikatakan kita hidup di dalam TUHAN. Buah roh dapat dinyatakan dalam hidup orang percaya dan merupakan bukti nyata yang kelihatan.

Untuk mengerti sepenuhnya makna dan arti buah roh, cara melakukannya dan prinsip alkitab mana yang mendukung, mari kita pelajari lebih dalam dan spesifik pada rangkaian ayat alkitab berikut ini. Anda akan dibantu lebih memahami dan mengerti terkait buah roh berdasarkan apa yang alkitab ajarkan.

Ayat Alkitab tentang Buah Roh

1. Galatia 5:22,23

Ayat 22 dan 23 : “Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu

Sifat sifat baik dalam buah roh dicatat di dalam buku Galatia 5 ayat 22 dan 23 ini. Setidaknya ada sembilan sifat yang dapat dihasilkan oleh roh kudus dalam diri seseorang. Sifat sifat ini adalah yang terutama perlu dikembangkan umat Allah yang berbakti padaNya.

2. Kolose 3:10

Ayat 10 : “dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya.”

Kesembilan sifat baik dalam buah roh yang disebutkan dalam buku Galatia bisa dimiliki seorang kristen jika mereka telah memiliki kepribadian baru. Kepribadian baru yang dimaksud adalah mengubah cara hidup yang mungkin dulunya tidak sesuai standar alkitab menjadi lebih baik berdasarkan apa yang ia pelajari dan terima dari alkitab.

3. Mazmur 1:1-3

Ayat 1 sampai 3 : “Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Diilustrasikan sama seperti pohon yang menghasilkan buah. Apabila terus disiram dengan cara yang benar, maka seseorang itu bisa memiliki sifat sifat bagus. Maka, apabila diri seseorang mau dengan rendah hati dibimbing oleh roh kudus, tentu saja ia bisa mengembangkan sifat yang ada dalam buah roh.

4. 1 Korintus 13:2

Ayat 2 : “Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna

Sifat pertama yang menjadi dasar sifat buah roh adalah Kasih. Dalam ayat ini Paulus menyebutkan pentingnya sifat kasih. Apabila seseorang tidak memiliki kasih, maka dia bukanlah apa apa. Meskipun seseorang mungkin memiliki iman dan kesanggupan, tapi tanpa adanya kasih semua hal itu tidak berguna.

5. Efesus 5:1,2

Ayat 1 dan 2 : “Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diriNya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah

Ada frase hiduplah dalam kasih. Apa artinya? Hal ini berarti kita mengasihi disetiap waktu, bukan hanya pada apa yang kita ucapkan dibibir saja tapi nyata melalui tindakan dan perbuatan. Allah ingin kita menjadi seperti anak anak yang rendah hati dan mau dengar nasehat. Dengan demikian kita bisa turut menghargai karunia tebusan yang begitu mulia dari Allah kita.

6. 1 Yohanes 3:18

Ayat 18 : “Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.”

Kata kata yang kita ucapkan harus selaras dengan tindakan dan perlakuan kita kepada orang lain. Jangan sampai kita mengaku mengasihinya tapi hanya dibibir saja. Semua hal hal tersebut dapat dikatakan kasih jika perkatan dan perbuatan ada dalam kebenaran.

7. Lukas 11:13

Ayat 13 : “Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”

Yesus memberitahu bahwa Allah akan memberikan roh kudus bagi siapapun yang meminta kepadaNya. Kita semua adalah manusia yang tidak sempurna. Dengan kekuatan kita sendiri, kita tidak mungkin bisa mengembangkan semua sifat buah roh dengan baik. Dengan meminta penyertaan TUHAN dan roh kudusnya kita bisa yakin bahwa Dia akan membantu kita.

8. Galatia 5:16

Ayat 16 : “Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.”

Dengan meminta penyertaan roh kudus Allah, kita bisa lebih kuat dalam menolak keinginan daging yang mencelakakan. Iman kita pun diteguhkan untuk semakin percaya bahwa hanya dengan bantuan Allah lah kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

9. Yohanes 13:34,35

Ayat 34 dan 35 : “Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku , yaitu jikalau kamu saling mengasihi.”

Yesus Kristus memberikan perintah bukan hanya untuk para muridNya, tapi bagi semua orang yang ingin menaatiNya sebagai murid. Dalam ayat ini kita perlu terus berupaya untuk memiliki kasih dalam diri. Karena hanya dengan kasih pada akhirnya kita bisa menunjukkan sikap yang rela berkorban. Kasih seperti itulah yang Yesus sebutkan sebagai ciri pengikutNya yang sejati.

10. Efesus 4:2,3

Ayat 2 dan 3 : “Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu  dalam hal saling membantu. Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera.”

Dengan sifat sifat seperti rendah hati, lemah lembut juga sabar yang didasari oleh sifat kasih dan saling membantu. Maka, hasilnya akan ada pendamaian. Sehingga pada akhirnya kita bisa merasakan ikatan pendamaian yang mempersatukan.

Baca Juga :

Inilah kumpulan ayat alkitab yang membahas tentang buah roh. Sebagaimana yang tercangkup di dalamnya, Anda bisa mulai untuk berupaya menerapkannya dalam kehidupan sehari hari sebagai seorang kristen. Karena kita adalah manusia yang tidak sempurna, mempraktekkannya mungkin akan terasa sangat sulit.

Untuk itu, tips terbaik adalah dengan memilih salah satu sifat buah roh yang ingin Anda kembangkan terlebih dahulu. Setelah itu, coba sifat berikutnya. Yakinlah jika Anda berusaha dan tekun melakukan hal itu untuk TUHAN. Ia akan menghargai setiap upaya saudara dan kelak Ia akan memberikan upah kepada hambaNya yang berusaha menyenangkan Dia.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel